Saat Rea kembali ke kamar, ia melihat Adrian sedang tertidur. Mungkin saja pengaruh obat yang diminum Adrian tadi. Rea berjalan mendekat. Ia membaringkan tubuhnya disamping Adrian. Matanya menatap wajah Adrian lekat-lekat yang tidur dengan posisi menghadap ke depan sementara Rea menghadap ke samping. Ia bisa melihat lekukan wajah Adrian dari sisi seperti ini. Cambang tipis yang mulai tumbuh disekitar dagu Adrian. Hidung mancung Adrian yang sempat terluka dan masih meninggalkan bekas. Bibir Adrian yang terkatup rapat. Rea melihatnya dengan jelas. Ia merasa begitu dekat dengan Adrian namun juga begitu jauh. Selama pernikahannya dengan Adrian, tidak pernah sekalipun Adrian menyakitinya. Laki-laki itu sangat baik padanya. Meski pada akhirnya Rea tahu kalau kebaikan Adrian ternyata memiliki mo

