Setelah yakin Adrian tidak akan mendengar pembicaraannya nanti, Rea langsung bersiap untuk mengangkatnya. "KAU DARI MANA SAJA, REA!!!" Rea refleks menjauhkan telinganya ketika ia mendengar teriakan dari Vino. "Maaf, tadi aku sedang..." Rea tidak bisa berpikir alasan yang logis, tiba-tiba saja pikirannya buntu. "Apa saat kau lari pagi tadi, hapemu sempat terjatuh, begitu?" Vino menanyakan pertanyaan yang aneh. "Hah?" Tentu saja Rea tidak mengerti. "Lari pagi, Rea! Bukankah kau sedang lari pagi sekarang? Mamamu yang mengatakannya padaku." "Ah...ya..ya..ya.." Rea mengangguk-angguk, dalam hati ia bersyukur mamanya sudah melancarkan kebohongan pertamanya pada Vino. Dan Rea rasa...lari pagi adalah alasan yang sangat logis. "Kalau begitu, aku akan menjemputmu, katakan padaku tempat keberad

