Perkumpulan Para Bangsawan

2272 Kata

"Apa perlu kita ulang agar kau mengingatnya dengan jelas?" Aku termenung sesaat, mencoba mengenang semuanya kembali. Hari itu setelah menghabiskan wine, aku menghampiri William di kebun anggur. Kami berbicara sebentar, kemudian tiba-tiba terjadi adegan berpelukan. Lalu setelahnya .... "NOOOOOOO!" Ingatan tersebut membuatku berteriak nyaring. Sangking paniknya aku gelagapan mengangkat kepala hingga membentur dahi William. "Arrrgghh!" William mengerang kesakitan memegangi dahinya. Sementara aku sempoyongan berlari ke sisi seberang ranjang dan memasang kuda-kuda. "Kepalamu keras sekali, apa kau ini badak?" William mengusap-usap dahinya yang mungkin sangat perih. Kedua tanganku terangkat di udara membentuk cengkraman harimau yang siap menerkam mangsanya. "Asal kau tahu saja, dulu aku a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN