"Bukan Edmund, tapi ayahmu. Klan Willson yang menyerangku saat memasuki perbatasan Belgoat." Aku bergeming, beringsut menjauh. William datang menemuiku setelah dijebak Duke Aaron Willson yang notabenenya adalah ayahku sendiri. Mencurigakan, apakah ini semacam agenda balas dendam? Tapi dia tidak mungkin memberitahuku jika merencanakan sesuatu seperti itu. Mataku mengerjap cepat, mencoba berpikir keras. Tidak ada jawaban masuk akal. Saat seperti inilah aku paling benci dengan otakku yang lamban. Selama ini tidak ada kabar apa pun yang kudengar. Jika Duke Aaron Willson menyerang William karena diriku, tidak mungkin dia menunggu selama satu tahun. "Apa hubunganmu dengan ayahku tidak baik?" tanyaku ragu. William menggeleng. "Semuanya baik-baik saja." Dia mengatakan penyelidikan terhadap

