Sajadah Mamak

1783 Kata

Beduk magrib sebentar lagi tiba, sambil duduk menunggu waktu memegang sajadah kesayanganku, ada kisah menarik dengan sajadah yang terlihat biasa ini. Tidak ingat di tahun berapa persisnya tapi yang jelas saat itu aku sedang duduk di bangku sekolah dasar Tiap waktu Shalat magrib tiba, aku selalu ikut mamak tiap beliau mengerjakan Shalat fardu tiga raka'at itu. Yang membuat aku tertarik adalah karena sajadah mamak yang di hiasi dengan kompas yang unik, aku selalu meminta mamak berbagi sajadah dengan ku yang ada bagian kompasnya diarahkan padaku. Sajadah berwarna hijau bergradasi itu selalu membuat aku bersemangat untuk ikut mamak beribadah meski saat itu tujuan utamaku adalah berdiri menatapi kompas bukan karena ingin menghadap Tuhan. Kenangan akan sajadah itu sangat membekas di ingat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN