71. Bicara Dengan Orangtua

1206 Kata

"Apa kamu takut mereka gak setuju?" tanya Ervan. Aluna mengangguk. Ervan tidak bertanya kenapa. Ia hanya berkata, “Aku juga. Tapi aku lebih takut kehilangan kamu karena tidak berusaha.” Seraya menata dalam wanita di depannya. Aluna berdecak sebal dengan bibir mengerucut. "Orang bicara serius Mas malah bercanda." Padahal sedang berusaha menutupi rasa haru setelah mendengar pria itu bicara. Ervan terkekeh. "Kalau mau nangis ya nangis aja." "Enggak! Ngapain aku nangis?" "Ya siapa tahu aja kamu terharu gitu. Saking bahagianya. Karena aku juga seperti itu. Aku senang karena udah mendapat restu dari ayah dan ibu. Soal papa dan mama, itu gampang. Yang penting papa, mama bisa papa atur kok," ujar Ervan, berusaha menenangkan wanitanya. “Bagaimana kalau nanti kita menikah dan gagal?” tanya A

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN