63. Ke Rumah Ervan

1102 Kata

Ervan melajukan kendaraan memasuki area perumahan tempat ia tinggal bersama orang tua. Mengurangi kecepatan saat sudah mendekati rumah. "Kayaknya aku halusinasi. Nggak mungkin Aluna ada di sini," gumamnya sambil menggeleng pelan. Tetapi sosok wanita itu tampak nyata dan tak juga enyah meski ia sudah menepis bayangan. ''Dia benar-benar ada di sini?" Dengan langkah ragu, Ervan turun dari mobil dan mendekati. Ternyata benar. Bukan hanya halusinasi sebab saat ia panggil, wanita itu berbalik. Pria itu harus menelan kecewa ketika mengetahui tujuan Aluna datang ke sana adalah putrinya. Tetapi berusaha untuk terlihat biasa saja. ''Ayo, masuk. Saga ada di dalam." Melangkah lebih dahulu. Aluna berdiri ragu. Masih menimbang antara masuk atau kembali. Sebenarnya ia ingin bicara dengan ayahnya, buka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN