Aluna berbalik dengan dadda berdegup kencang. "Ibu apa sih? Bikin aku jantungan aja!" "Ibu cuma tanya kamu lagi apa. Ibu cariin taunya kamu di sini. Udah ibu duga kamu pasti ke sini. Pakai acara bilang mau ke kamar mandi segala," omel Nina. Aluna tersenyum meringis. "Lagi ngapain sih kamu tadi? Ngintip apa?" Nina hendak melihat ke rak sebelah karena penasaran. Tetapi ditahan. "Gak ada apa-apa, Bu." Aluna memutar tubuh sang ibu. "Ayo keluar dari sini." Mendorong tubuh wanita paruh baya itu. Terapi sebelumnya ia kembali mengintip ke tempat tadi Ervan berada dan ternyata sudah tidak ada. Lega. "Aluna!" "AKH!" Aluna kembali menjerit saat tiba-tiba Ervan datang dari arah samping. Plak! "Akh? Kenapa Ibu pukul aku?" "Kamu itu loh. Dari tadi jerat jerit terus. Orang-orang sampai lihatin k

