Bab. 92

1152 Kata

Clara Darwin. Bumi seakan berhenti berputar, saat kulihat darah menggenangi tubuh Clara. Tubuh itu terhempas ke tanah dengan kedua mata membeliak. Mulutnya mengerang lemah, seakan dia ingin mengatakan sesuatu. Semua itu terjadi di depan mata, melumpuhkan semua persendian dan tulang belulang yang ada di tubuhku. Tak ada lagi kurasakan nyeri di pergelangan tangan, yang ada rasa sakit luar biasa dalam d**a. Tidak dapat kugambarkan bagaimana perasaan David saat memangku tubuh berlumur darah itu, dia membeku dengan wajah datar namun pucat seperti aliran darah sudah berhenti membeku. Setiap serangan yang datang, dia libas dengan satu gerakan kejam. Hingga akhirnya, buliran air di sudut mata luruh, merembas, membuat tubuh itu gigil tanpa melakukan perlawanan lagi. Tuan Liem yang ikut menyaksik

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN