Café bergaya kekinian menjadi tempat Starla singgah di siang hari. Menghindari terik membakar di luar sana. Ia menunggu pesanan Ice greentea untuk menghilangkan haus dahaga. Tak elak pikirannya masih berkelana pada peristiwa malam itu. Apa yang Adam ucapkan sampai membuat Daniel terbelalak? Starla khawatir Adam membocorkan syarat perjanjian kerjasamanya. Tapi, sepertinya bukan itu. Karena Daniel bersikap seperti biasa setelah pulang dari gedung TC. "Lalu apa?" tanpa sadar bibirnya bergumam hingga mengeluarkan suara kecil. "Apanya yang apa?" sahut suara wanita. Ah, Starla lupa. Ia di sini tidak sendiri. Melainkan bersama tiga orang teman-temannya. Lebih tepatnya teman saat SMA. Mereka tiba-tiba memasukkan Starla ke group 'Panitia Reuni' yang hanya beranggotakan empat orang termasuk Sta

