Starla menoleh jam nya. Sudah pukul 10;35 menit. Sepertinya ini waktu yang pas untuk pulang. Dengan ini Starla bisa menghindari Daniel dan punya alasan untuk langsung tidur. “Aku mau pulang,” ujar Starla sembari turun dari undakan Gazebo. “Memang sudah malam ya?” “Sudah jam 10:55.” “Hemm…. Tidak bisa lebih malam lagi?” “Ha?” “Jam mu mungkin salah. Lihatlah, bulannya masih berada di tempat yang sama sejak tadi,” dalih Adam. Aslinya ia enggan melepas Starla pulang. “Bulan selalu bergerak mengikuti mata kita memandang. Sudahlah, aku tidak ingin membahas teori alam dengan mu. Aku mau pulang,” tekan Starla. “Hei, hei, hei. tunggu!” cegah Adam cepat. “Kenapa?” “Kamu tega meninggalkan orang cidera sendirian?” lontar Adam dengan wajah memelas. “Ah, aku baru ingat. Bagaimana cara mu kesi

