Akur

1126 Kata

"b******k!” sarkas Starla. Tatapannya nyalang ia layangkan pada Adam. Seolah keberuntungannya sudah habis. Di tengah keributan itu Theo membuka pintu dan menyaksikan sendiri bosnya ditampar oleh asistennya sendiri. Situasi apa ini? Theo tidak bergeming sedikit pun. salah tingkah dengan keadaan ini. ia memilih diam. sebab jika bergerak sedikit pun instingnya mengatakan gawat. Namun, sejatinya Theo yang karakternya dibuat hanya untuk bahan pelampiasan Adam. Theo terlonjak ketika Adam menyuarakan namanya. “Theo!” “I-iya Tuan?” “Sudah menemukan resto?” tanya Adam mengalihkan perhatian. “Iya Tuan! Hanya lima menit dari sini,” sahut Theo. Jujur ia juga berusaha menormalkan keadaan seperti semula. Starla yang mengetahui kehadiran Theo langsung melunak. Perasaan canggung dan tegang tak men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN