Dituduh Selingkuh

1023 Kata

Tubuh Alarie bergerak aktif. Berlari ke arah lift yang akan membawanya ke lantai delapan. Tempat di mana Daniel berada. Senyumnya tak pernah lepas menghiasi wajah cantik terkesan mungil itu. sambil menunggu lift, ia membalas chat yang baru saja datang dari temannya. “Thanks infonya ya, beb. Lain kali kita ketemuan yuk?” balas Alarie. “Boleh.” “Mau kapan?” “Gampang deh nanti. Aku atur jadwal dulu.” “Oke.” Antar muka w******p itu berakhir dengan ceklis biru. Alarie memasukan kembali handphone ke kantung. Bersamaan dengan itu liftnya datang. Ia segera menaikinya. Kebetulan lift yang Alarie naiki kosong. Ia menatap pantulan buram dirinya di dinding lift yang terbuat dari marmer. Seringainya mengembang ngeri. “Ternyata kamu tidak sebaik yang aku kira,” gumamnya sembari membayangkan soso

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN