Gerimis halus mengguyur kota Jakarta menjelang petang ini. Gulungan awan mendung samar terlihat. Namun tidak sampai menutupi kilau memukau sunset yang menunggu detik-detik tenggelam di ujung sana. Ini sudah ketiga kalinya Daniel meraup wajahnya. Sambil menyandar pada kursi kemudi. Ia memperhatikan laju kendaraan di depan. Macet sudah menjadi keseharian ibu kota. Apalagi di jam 17.30 menit ini. Daniel harus mengekang emosi nya untuk bisa sampai ke rumah dengan selamat tanpa ribut akibat suara klakson yang saling bersautan meminta jalan. Sayangnya, khusus hari ini. Emosi yang harusnya terbungkus apik itu akhirnya memiliki celah robek. Ya, Daniel sedang kondisi tidak stabil sekarang. Semua ini tidak lain karena foto itu. Bohong jika Daniel tidak tersulut. Saat melihat untuk pertama kali.

