*** Ziya menyelinap ke kamar mandi sendirian. Ia memiliki misi setelah kemarin menangis bodoh karena mengingat kembali kenangan di masa lalu. Hari ini, dirinya akan membuktikan kepada dunia bahwa ia mampu berdiri di atas kakinya sendiri. Ziya akan menunjukan bahwa ia bisa bahagia dengan pilihannya saat ini. “Mending pamer kecantikan pada Mas dokter ganteng daripada nangis nggak jelas!” ujar Ziya. Dandanannya sudah selesai. Tidak ada makeup seperti biasa. Ia hanya menciptakan model baru untuk rambutnya. Sebenarnya bukan menciptakan, hanya menjiplak saja. Namun, Ziya tidak peduli. Kepang dua yang sedang ia aplikasikan pada rambutnya cukup menarik. Dirinya berkali-kali lipat lebih cantik dari Rara. “Ini beda kok dari si gadis berkepang Dua yang satu itu! Rambutku di anyam, sedangkan si

