Sejak kematian Mas Guruh disiarkan dan mengundang tanya sekaligus pergunjingan warga sekitar, orang-orang mulai bersikap waspada. Bunda tercenung, menatap hamparan kebun tebu, entah apa yang dipikirkannya. Ia kembali ke dalam, melanjutkan pekerjaannya seraya menembang sampai suaranya lenyap di dalam sana. Ia tak ingin berbagi denganku, sampai Nala membuka percakapan di pagi yang bisu dengan menunjukkan secarik foto padaku, waktu kami duduk berdua di bale-bale. Aku berniat menghiburnya karena semalaman itu ia terjaga membantu persiapan penguburan Mas Guruh dan membantu para senior mengamankan situasi. Mengamati foto tersebut, dahiku membentuk kernyitan dalam. Terdapat tiga orang yang terperangkap dalam satu gambar. Dua pemuda yang menghimpit seorang gadis berambut panjang yang dikepang dua

