Extra Part 4 : RENCANA PENODONGAN

750 Kata

Ellena menghampiri kubikel Carissa dan mendapati gadis itu menelungkupkan kepalanya di atas meja. “Ris, sudah jam makan siang. Kamu tidak makan?” Carissa mengangkat kepalanya dan memandang wajah sahabatnya itu lalu kemudian menggeleng, “Tidak lapar. Duluan saja kalau mau makan.” “Aku  sudah makan,” sahut Ellena. “Eh, tolong ya itu muka nggak usah dibikin kusut kayak gitu. Kenapa sih? Soal Gemma lagi?” Carissa mengangguk. “Iya! Gila ya itu orang. Dia tidak balas satu pun whats app aku, Len. Dia tidak angkat telponku juga.” “Kalau aku jadi Gemma, aku juga tidak akan angkat telpon dan balas whats app-mu. Ada orang, nggak ada hujan nggak ada badai, ujuk-ujuk whats app minta dikawainin. Untung tidak diblokir tuh nomor kamu!” “Ya habis mau gimana dong? kalau tidak begitu warisan Opa melaya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN