Tahap Selanjutnya

1358 Kata

“Kalau aku mati, apa akan ada yang setia menunggu sampai kami bertemu lagi?” Anna mengusap air mata terakhirnya sebab film selesai di putar. “Atau setidaknya menangisi aku?” Anna menoleh pada Adam yang nampak tertegun. “Apa kamu akan sedih?” Anna menatap dengan serius, sementara Adam yang awalnya tertegun mulai mengedipkan matanya. “Bicara sembarangan!” Adam berucap dengan kesal, dan beranjak dari duduknya mengikuti para penonton lain yang mulai membubarkan diri. Bisa- bisanya Anna bicara tentang kematian hanya karena nonton film saja. Mendengarnya saja Adam tak suka. Sangat tak suka. …. Anna terdiam di tempatnya. Matanya memejam dengan air mata yang mengalir lagi. Kali ini bukan karena menangisi film yang dia tonton tapi menangisi hidupnya yang tidak ada yang peduli. Bahkan meski

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN