Malam yang Indah

1060 Kata

Aroma bunga-bunga cinta merebak malam itu, saat keduanya lupa dan tenggelam ke dalam manisnya lautan madu, satu nafas, satu rasa dan masuk kedalam puncak yang sama. Jeno dan Dita yang terbalut satu selimut yang sama, nafas keduanya terdengar berat dan lelah. Hanya saling menatap satu sama lain tanpa rasa penyesalan. Jeno masih mengingat harumnya rambut Dita, gerak tubuhnya dan tentu saja, perasaan yang tak terbayarkan saat pelepasan di puncak yang sama. Itu sangat luar biasa nikmat. "Terimakasih mas," ucap Dita yang menyandarkan kepalanya di bahu Jeno. "Kamu sudah menjadikanku istri seutuhnya malam ini," lanjutnya. "Aku yang seharusnya berterima kasih karena kamu mengizinkan aku melakukannya, melakukan tugasku sebagai suami sepenuhnya," jawab Jeno dengan suaranya yang masih berat.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN