Uhuk! Uhuk! Jeno batuk-batuk sesaat Dita bertanya tentang rencana memiliki anak. Jeno tidak siap untuk pertanyaan itu dan tidak tau harus menjawab apa? Dita yang melihat suaminya batuk-batuk, dia menjadi khawatir. "Mas Juna, kenapa mas? Kita masuk ke dalam saja mungkin diluar udaranya sangat dingin. Kamu jadi batuk-batuk gini, kan, jadinya." Jeno menurut ketika Dita memintanya masuk, itu kesempatan besar untuk Jeno lari dari pertanyaan Dita tentang anak. Bukan Jeno tidak mau anak dari Dita atau ingin memiliki jumlah anak berapa. Hanya saja, hubungannya dengan Dita tidak bisa diprediksi. Entah sampai kapan mereka akan hidup seperti ini. Hidup dengan kebohongan yang membuat Jeno tidak tenang. Dita yang baik segera berjalan ke arah dispenser. Dia mengambil segelas air untuk suaminya.

