Nasi sudah jadi bubur

1123 Kata

Dita buru-buru melepaskan pelukan itu, bagaimanapun dia adalah istri sah dari Jeno. Hati tetaplah hati dan ikatan tentu saja sesuatu yang suci, Dita mengerti semua itu. "Kamu baik-baik saja, Dita?" tanya Juna dengan lembut. "Mm, aku baik-baik saja. Maaf, aku sudah membuat kalian berdua menjadi panik," jawab Dita. Dia melihat Jeno dengan rautnya yang seperti akan turun badai. Gelap, mendung dan berkabut. Kontak mata terjadi di antara keduanya. Dita merasa tidak enak hati. "Kamu bangun dulu mas. Kamu mandi terus sarapan," kata Dita. Jeno tidak menjawab apapun, dia hanya berlalu pergi begitu saja tanpa kata. Dita menatap punggung Jeno yang meninggalkan tempat itu. Merasa ada yang salah, Dita menyusul Jeno pergi ke kamarnya. Juna menahannya, "kamu mau ke mana Dita?" tanya Juna. "Ak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN