SEQUEL – 14

1506 Kata

"Jadi ini tempatnya?" Rangga kembali menatap tempat kosong serta menyeramkan di hadapannya ini. Menurut lokasi, sesuai yang tertera di ponsel, benar ini titik akhirnya. Apa memang San berencana untuk melenyapkan mereka semua di tempat ini? Ck, sungguh sangat tidak fair. "Kenapa kayak rumah angker yang di televisi ya? Padahal kakak seneng film horor, tapi kalau kita berada horor ditambah action kayaknya gak lucu beneran sih. Kenapa firasat kakak malah gak enak," kata Rangga memasukkan ponsel ke dalam saku celananya, lalu membawa Ryena keluar dari mobil. Ryena masih lemah jantung, ia seharusnya masih beristirahat di dalam rumah. Namun si sialan itu meminta mereka tetap membawa Ryena dan tidak memberikan toleransi sedikit pun. Kacamata yang bertengger di wajah kembali diperbaiki posisinya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN