Selepasnya dibawa ke rumah sakit terdekat daripada ke sebuah klinik karena keadaan darurat yang membutuhkan penanganan medis dokter sesegera mungkin, Adimas dan Ara langsung cepat ditangani oleh dokter yang bertugas dibagian UGD. Sementara mobil mereka yang sudah rusak parah tersebut akhirnya sudah diamankan pihak kepolisian setempat. Karena luka yang diterima Adimas tidak separah Ara, dia lebih cepat siuman dengan kepala yang sudah diperban karena sempat darah keluar dari sana. Ia hanya terbentur tak terlalu keras dan pingsan di tempat. Sementara, berbeda dengan keadaan Ara, keadaanya yang cukup parah membuat perempuan tersebut masih memejamkan mata. Ia harus segera diberi tindakan mengenai tangannya yang patah tulang. Posisi tangan yang salah saat terjadi benturan di badan mobil sebelah

