57

1588 Kata

Begitu cepat waktu berjalan, bersama dengan berbagai kejadian yang kadang malah terasa lucu jika diingat. Namun ada satu hal yang tidak pernah lucu sama sekali hingga sekarang, tentang rasa sakit yang dialami oleh Atala, yang mau tidak mau mulai mengubah pria tampan itu sedikit demi sedikit. Atala, menjelang hari pernikahannya yang sudah dekat malah semakin kurus. Perutnya mulai terlihat buncit, dengan wajah yang pucat. Gibran, Pelita dan semua orang terdekat yang satu persatu mulai tahu tentang penyakit Atala, tidak sekalipun menyinggung keadaan pria itu. Tidak sekali pun menanyakan perubahan tubuhnya atau keadaannya yang semakin lama semakin mengkhawatirkan. Mereka berusaha keras untuk bersikap biasa saja, tertawa, mencibir Atala, seakan Atala tidak pernah berubah dan masih lah pria y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN