Chapter 38 - Hanya Imajinasi

2156 Kata

Samudra bangun di tengah malam. Tenggorokannya haus dan ia butuh minum. Akan tetapi saat membuka mata dan menoleh ke kiri tempat di mana Diva tidur di lantai, matanya terbelalak melihat seorang cowok tengah memeluk Diva dengan wajah yang ditenggelamkan di ceruk leher Diva. Sontak saja hal itu membuat Samudra langsung beringsut bangun. Dengan nada tajam, Samudra bertanya. “Siapa lo?” Aaron yang sebenarnya tidak pernah benar-benar butuh tidur sebab dia adalah seorang dewa membuka mata. Memperlihatkan iris matanya yang berwarna merah ketika menatap Samudra. “Pergi!” usir Samudra penuh peringatan yang malah disambut dengan senyum miring meremehkan dari Aaron. Aaron semakin memperkuat pelukannya di tubuh Diva hingga memancing amarah dalam diri Samudra. Remaja tersebut berdiri, turun dan la

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN