Selesai mandi, Diva turun kembali ke lantai satu. Beruntungnya saat itu abang pengantar makanan sudah datang membawa pesanan makanannya. “Ini Neng.” “Makasih, Pak!” ucap Diva, menatap pada pria dengan rambut yang sudah beruban tersebut. Dari usia, Diva tebak bapak itu sekitar lima puluh tahun. Terdapat keriput di bagian mata dan bawah hidung dekat mulut, membuat rasa empati Diva langsung muncul. “Bapak udah makan?” “Nanti, Neng.” “Oh gitu. Bentar ya, Pak.” Diva masuk ke dalam, meletakkan kantung plastik berisi makanan ke atas meja. Samudra yang masih berbaring di ruang tengah bertanya. “Udah datang makanannya?” “Iya,” senyum Diva. Dia mengambil dompet dari dalam tas lalu kembali menghampiri bapak pengantar makanan yang masih setia menunggu di depan apartemen. “Ini, Pak!” Diva me

