Setelah sampai di gedung apartemen Samudra, Diva langsung masuk ke dalam lobi. Ia menuju lift dan menekan tombol lantai di mana Samudra tinggal. Ting! Lift terbuka. Diva keluar sambil menenteng rantang makanan yang ia bawa. Di depan unit apartemen Samudra, ia menekan bel. Sekali, tidak ada yang membukakan. Dua kali, masih sama. Tiga kali. Tetap saja tidak ada tanda-tanda pintu akan dibuka. Diva jadi heran. Ia pun mengeluarkan ponsel dan mencoba menghubungi Samudra. Beruntung, panggilan teleponnya diangkat meski agak lama. “Samudra. Samudra di mana sih? Ini Diva udah sampai di depan apartemen Samudra. Bisa bukain? Atau Samudra lagi nggak di apartemen? Kan Diva udah bilang Diva mau mampir ke sini. Gimana sih?” omel Diva gemas. “ ... “ “Kok diam saja? Dijawab dong Samudra! Ngeselin b

