Chapter 42 - Peringatan Dari Samudra

1499 Kata

“Hahahaha ... lo liat nggak sih muka konyolnya saat kena bola trus pingsan gitu aja di lapangan? Kocak banget an-jir! Hahaha!” Tawa Sara menggema di koridor menuju ruang ganti tim basket putri, beriringan dengan tawa dari dua temannya Indah dan Lika. “Hahahaha, iya bener. Asli! Lo harusnya spill gue dulu dong Sar biar bisa gue masukin video tek-tok!” sahut Lika tertawa-tawa. “Lagian pas banget lo minta Indah tadi. Secara lo kan tau sendiri dia yang paling takut sama bola. Gayanya pas kabur itu loh hahahaha, kayak princess!” “Iya dong ... Namanya juga Indah. Apapun harus kelihatan indah,” tukas Indah memuji diri sendiri. Da-danya membusung bangga karena pujian dari Lika. Katiganya terus menertawakan kejadian di lapangan basket tadi di mana Diva yang menjadi korban mereka. Yah, memang.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN