Nama Baru

355 Kata
"yang ini hani..." hani, nama baru yang diberikan mama untuk ku... memang sedikit canggung tapi biarlah, mungkin mama lebih nyaman dengan nama itu.. sudah hampir 1 toko ini aku mencoba pakaiannya.. dan ku rasa sudah hampir 1lemari baju yang dipesankan mama untukku.. " apa tidak terlalu banyak ma.. dan semuanya cuma punya hani?... " " mama memang membelikannya untuk mu...." "tidak..tidak, mama juga harus membeli.. mbak...tolong keluarkan gaun yang terbaik, untuk mama saya..." "sebentar non saya ambilkan..." "setelah ini kita langsung pulang ma? sepertinya mama sudah sangat lelah..." "tidak sayang.... kita mampir kesalon langganan mama dulu..." "ini non, semua gaun yang terbaik dari koleksi kami..." "bagaimana ma?..." "terserah kamu saja sayang..." "kalau begitu, yang ini...ini...ini....dan ini saja...sesuaikan ukuran mama saya ya mbak...!" "baik non... segera kami bungkus..." "mama kenapa tersenyum?..." "mama kenapa tersenyum...?" "terima kasih sayang..." "tidak ma, ini juga bukan uang hani.. nanti kalau hani sudah bekerja dan punya uang sendiri, baru hani terima makasinya mama... oke?... "sayang....andai mama ketemu kamu lebih awal, mama pasti cepat sembuh....!" kupeluk tubuh mama...jauh dari dasar hati ku, aku bahagia tapi, seandainya mama adalah ibu kandungku, mungkin akan sangat lebih bahagia... setelah dari butik, kami lanjut kesalon langganan mama, baru pertama kali buat ku, rasanya sangat nyaman berendam diair panas. selain spa, mama juga menyuruh ku menata rambut, jujur aku tidak begitu nyaman, karna terlihat manis, akan jauh lebih repot.. "sayang.... kamu ada lagi yang mau dibeli?...." "sepertinya sudah semua ma..." "kalau begitu kita langsung pulang ya..." "ia ma..." dikejauhan "bukannya itu mama?.." "siapa sayang?..." "ngak, aku salah lihat.." siapa itu tadi, seperti mama...tapi sama siapa ya.... "ya udah, aku masuk dulu ya beb.... nanti malam kita jadi keluarkan?.... "jadi sayang, tapi nanti kamu bisa pulang sendiri dulukan?...soalnya aku mau ketempat mama..." "kenapa lagi mama sayang?" "gak ada, udah lama aku gak pulang..." "oh ya udah..." "aku jalan dulu ya sayang..." aku harus pastiin, apa yang ku lihat benar..kenapa mbak anik tidak memberitahuku... "dah sayang..." sepertinya aman... "haloo...beb, kamu dimana? aku lagi disalon biasa nih, kamu kesini ya...aku kangen..." "...... " "ok beb, cepetan ya...." untung rafli gak jadi nemenin, bosen kalau dia yang nemenin...yang penting uangnya amannnn....hehehe
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN