Gak terasa sudah 1 minggu aku menjalankan UAS dan saatnya liburrrr, saatnya back to my sweet home, untuk pulang pertama kalinya ini, Aku dan Bang Arif bakalan di jemput sama Mas Teguh. Soalnya Bang Arif sekalian, membawa barang -barangnya yang ada di kontrakannya untuk dibawa ke Jakarta.
“Titit titit titit” terdengar suara HP dari dalam ranselku, ku cari hp ku yang berada disaku tasku
“Asalammualaikum, dek Mas udah dijalan ni, 5 menit lagi keluar ya” kusimpan Hpku dan segera memakai jilbab, dan berlari turun kebawah, dan tentunya tak lupa pamit kepada Kak Fatimah dan Nina orang terdekat denganku saat ini. Tak lupa mereka menitip salam dan pesan untuk Mama dan Papa, dan mengucapkan salam perpisahan serta tak lupa cipika cipiki gitu deh.
..............................
“Mas TEGUHH” berlari menghampiri Mas teguh dan memeluknya
“Hay, Adik kesayangan Mas yang chubby” Mas kangenn banget, sambil mengelus-elus kepalaku.
“Oh ya Mas, sih Bang mana?” tanyaku heran, karena didalam mobil tidak kutemukan sosok Bang Arif.
“Masih dikontrakannya, Mas sengaja jemput kamu dulu, soalnya Mas udah kangen berat sama nih, pipi chubby” sambil memasang muka gemes dan mencubit kedua pipiku.
.......................
Sesampainya di kontrakan Bang Arif, aku berhamburan keluar mobil segera, mencari sosok Bang Arif, aku harus menggunakan sisa-sisa waktuku bersama Bang Arif dengan baik. Akan kubuat Bang Arif selalu teringat kepadaku saat dia di Jerman nanti. Akhirnya ku temui juga sosoknya, yang sedang bersantai di halaman belakang kontrakannya, yang sedang asyik mengobrol bersama Mas Roy.
Suaraku yang cempreng, mengagetkan Bang Arif dan Mas Roy, mereka tiba-tiba terhenti mengobrol akibat suara yang aku buat.
“Wah, Mas teguh udah datang, ya udah yuk Mas bantuin Aku masuki barang kemobil, kamu juga bantuin aku ya Roy”
“Ok Bang” sambil mempersatukan jari telunjuk dan jempolnya
“Loh, kok Aku malah dicueki sih,,,?” keluhku sambil memanyunkan bibir tipisku
“He, ada cewek cantik toh disini” sahut Bang Arif dan Mas Roy dengan kompak sambil mencubit pipi kiri dan kananku
“Oh ya Dek, Mas Roy mau ngasih kabar bahagia untuk kamu”
“Apa Mas? Apa Mas? “ dengan muka penasaran
“Mas udah memutuskan libur semester ini, Mas di Jakarta”
“Serius Mas Roy liburan ini dijakarta?” tanyaku penasarn kepada Mas Roy
“Iya Dek,soalnya dirumah gak ada orang, Umi lagi nemani Abi ke malaysia, teruskan Bang Arif mau ke Jerman, juga ditambah Mama sama Papa awal bulan besok Insya Allah, menunaikan ibadah hajikan? Makanya Mas liburan semester ini di Jakarta.
“oh, iya ya, kalau Umi sama Abi ke Malaysia, ntar aku telepon Umi deh, mau minta oleh-oleh heeheh. benar ya Mas, Mama sama Papa mau pergi ibadah, terus pas Mama, Papa pulang, habis itu Bang Arif yang pergi ke Jerman” rengekku dikursi belakang sambil menarik narik lengan Bang Arif.
“Kan ada Mas Teguh dek, terus kalau kamu di Bandungkan, da Mas Roy” sahut Mas Teguh dari kursi pengemudi
“Iya mas, tapikan Bang Arif bakalan jauh dari kita, Jerman loh Mas teguh! Jerman. Bang Arif bakalan kesana dalam waktu yang cukup lama. Bang S2nya di Indonesia aja ya, ngapain sih jauh-jauh kesana, nanti Dek kalau mau pulang kejakarta sama siapa?” rengekku sambil merayu Bang Arif.
“Dek, jangan sedih gitu dong, kan kalau kangen kita bisa video call, lagian Bang bakalan usahain untuk menyelesaikan dengan cepat, lagian ini kan untuk kamu juga dek, kamukan tanggung jawab Bang, sama Mas, jadi jangan cemberut gitu dong” sambil menarik ujung bibirku agar aku tersenyum.
........................