Pagi ini sehabis tadarusan bersama penghuni wisma yang lain, Bang Arif telah mengabariku, bahwa mereka sedang di perjalanan menuju Bandung. Hari ini Aku memiliki janji untuk bertemu dengan 3 pria bermata sipit di kampus. Pagi ini Aku berjalan seperti biasanya, menikmati mentari pagi di Kota yang hampir 1 tahun aku tepati. Sesampainya di kampus, Aku langsung menuju kelasku, dan hal biasa yang sering Aku lakukan mengambil posisi duduk di deretan depan. Tak terasa perkuliahan selama 2 sks pun telah selesai, Aku lihat layar HP sudah banyak pesan masuk dari Bang Arif dan Mas Roy. Akhirnya ku segera mempercepat langkah kakiku menuju ke tempat 3 pria bermata sipit menunggu. Akhirnya sampai juga langkah kakiku ke tempat yang di tuju, Aku mencari keberadaan mobil Papa ke kiri dan kekanan. “Aa

