Pernyataan Yang (tak) Harus Diterima

2514 Kata

-*-*-*- Tiana dan Sasami masih saja berdebat jika Gianna tak mengingatkan mereka. Hingga akhirnya Gianna menegur dan mengingatkan kalau makanan mereka akan segera dingin. “Kita lanjut nanti,” cetus Tiana kembali pada makanannya. “Idih, siapa takut?” sahut Sasami dengan pandangan mengejek. Gianna hanya bisa tersenyum. Ia kemudian mengedipkan matanya beberapa kali setelah dirasanya sudah tidak bengkak lagi. Gianna menatap kedua orang itu satu persatu, keduanya kini sibuk menghabiskan makanannya. Ia sebenarnya ingin membahas soal Aghata, tapi Gianna tak yakin apakah Tiana sudah bercerita pada Sasami mengenai ini. “Btw lo kenapa ngelamun tadi?” tanya Sasami penasaran. Ia memilih bertanya dulu sebelum akhirnya Gianna nanti melamun lagi. “Hah?” Gianna mendongak. Jujur ia sedikit melamun t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN