Hari yang Lembut dan Juga Hangat

2197 Kata

-*-*-*- Mata Kenan dan Gianna sama-sama membulat. Akibat ulah Mochi, mereka sedang berada dalam posisi yang sedikit ambigu. Mereka saling bertatapan dalam keadaan syok sampai Gianna akhirnya mencoba bangun. “Ng … geser Ken, aku mau bangun,” ujarnya yang bangun dengan tiba-tiba dan tanpa koordinasi yang jelas, mereka malah semakin kewalahan membuat Kenan kesulitan untuk bangun dan akhirnya justru membuat mereka ribet sendiri. “Aduh kamu diem dulu coba,” perintah Kenan karena merasa kesulitan akibat Gianna. Gianna yang sejak tadi mecoba bangun, langsung kembali berbaring. Kenan mencoba menyingkir, tapi bukan Kenan namanya jika ia tidak jahil. Ia justru kembali ke posisi semula mengurung Gianna dengan kedua tangannya yang juga ia jadikan tumpuan agar tidak menindih Gianna. Gianna menaut

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN