Satu Lagi Kebodohan

1786 Kata

-*-*-*- Kenan dan Gianna keluar dari mall dengan Kenan yang berjalan lebih dulu. Ia terlihat marah. Bahkan dari belakang pun orang-orang bisa tau kalau ia tidak sedang dalam mood yang bagus. Gianna hanya bisa menarik dan menghembuskan nafasnya. Mewanti-wanti dirinya sendiri agar tidak ikut tersulut emosi. Dengan memantapkan hati, ia mencoba melangkah disamping Kenan agar bisa beriringan. Namun Kenan tak peduli dan masih menatap ke depan, melirik pun tidak. Sepertinya kali ini Kenan benar-benar marah padanya. Gianna bahkan tak yakin, apakah sebuah penjelasan saja mampu menenangkan Kenan? Gianna tak tau. Mereka tiba lebih dulu di depan lift dan menunggu bersama dengan orang lain yang juga akan turun. Begitu pintu terbuka, Kenan dan Gianna masuk lebih dulu. Begitu di dalam, ternyata oran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN