Aku Bersalah

1218 Kata

-*-*-*- “BRAK!” Pintu kamar Gianna terdengar begitu nyaring dari lantai bawah. Geno yang sejak awal bingung dengan ekspresi tak ramah sejak ia masuk dari pintu depan spontan menoleh ke atas. “Kenapa lagi tu bocah,” “Suara apa tadi?” mama Gianna keluar dari kamarnya setelah mendengar suara nyaring itu. Geno menoleh sejenak pada tantenya kemudian menunjuk ke atas. “Kayaknya pintu kamar Jian,” “Kenapa dia?” tanya mama Gianna sembari melangkahkan kakinya ke atas. Geno pun menyusul di belakang. “Tadi waktu masuk ekspresinya udah ngga enak tan, kayak marah banget, matanya juga kayaknya abis nangis, tapi dia ngga ada cerita apa-apa sama aku sebelumnya,” ujar Geno menjelaskan sedikit kronologinya. Mama Gianna menganggu kemudian menuju ke kamar Gianna yang pintunya tertutup. “Mungkin ngga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN