15. Kenyataan Pahit

1598 Kata

Di sebuah rumah semua tengah di buat panik lantaran putri bungsu mereka hilang, dua gadis yang menjadi temannya terlihat begitu cemas saat mengetahui bahwa sahabatnya tidak di rumah. Seorang laki-laki kisaran dua puluh lima tahun memasuki rumah mewah itu dengan langkah lebar bahkan wajahnya sudah merah padam menahan emosi yang sedari tadi bergejolak. “Papa bagaimana bisa Syana menghilang?” tanya Aldi dengan nada yang sedikit meninggi. “Seharusnya Papa bertanya padamu Al,” sahut Danu dengan tatapan yang tajam. “Tapi Pah, Al menyuruh sopir untuk menjemput Syana dan mengantarkan dia ke rumah Avki,” ucap Aldi sambil mengusap wajahnya dengan kasar. “Dan kedua teman Adik mu justru mencari Syana ke rumah,” sahut Danu dengan nada yang rendah. “BARA!” pekik Aldi sambil mengepalkan kedua t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN