Terbongkar Juga

639 Kata
Sedangkan Alim sudah betjanji kepada Ellsa Sayna jika esok akan berjumpa dengan nya, akan tetapi Alim berfikiran ingin menghubungi Ellsa Sayna via WA. Alim meraih hand phone alim meraih handphone di dalam saku celana kanannya kemudian keluarkan hand phone nya dan memainkan jari jempol untuk mengetik pesan kepada Elsa Sayna jika ia tidak dabat berjumpa dan berkunjung ke rumahnya ingin membahas permasalahan gosip yang dahulu tersebar di semua sosial media atau pun di televisi. Sedangkan situasi Elsa Sayna sedang bersama Marcel Zikri terdengar suara notifikasi dari handphone mereka. Mereka saling melihat salah satu handphone nya ternyata hand phone Elsa Sayna lah yang berbunyi dan lalu Ellsa Sayna mengambil telepon genggamnya dan melihat jika ada notifikasi wa dari Alim Ellsa Sayna. Akan tetapi Ellsa Sayna tidak langsung membuka pesan itu karena dia tidak enak hati dengan Marcell Zikry yang sedang dihadapan Nya dan telah membantu semua permasalahan yang ia alami dari semua segi permasalahan apa pun. Marchel Zikri langsung membalas tatapan muka dari Ellsa Sayna dan langsung berkata, " mengapa pesan yang barusan Lo terima tidak dibalas dan tidak juga dibuka? " Elsa Saina mendengar pertanyaan dari Marcell Zikri iya langsung diam dan beberapa detik ia membalas perkataan dari Marcella Zikri. " Iya tidak apa apa soalnya ini tidak penting buat gua " ucap dari mulut sosok wanita yang diidamkan dan disukai oleh Marcell Zikri dengan mulut bergetar agar sosok Marcel Zikri tidak mengetahui jika alim yang telah memberi pesan terhadap dia. " Tidak apa apa lah mungkin itu bakalan penting bagi kamu " Balas Marchel Zikry. Akhirnya Ellsa Sayna membuka hand phone nya dan membalas pesan dari Alim. Akan tetapi Ellsa Sayna sudah tidak kaget lagi jika Alim berbuat janji dan pasti membatalkan nya, Akhirnya ia tidak menggubris dan tidak membalas pesan dari Alim hanya di baca saja. Namun Alim menunggu jawaban dari Ellsa Sayna, sedangkan Ellsa Sayna melanjutkan mencari bukti yang melalui dari laptop pribadinya, seketika dari sekian lma waktu ia mencari akhirnya ketemu nama yang sesuai dengan nomor kartu keluarga yang Marchel Zikry lacak. Ellsa Sayna kaget dengan ekspresi muka dan mata melotot melihat hasil yang ia cari selama beberapa jam ini dan masih belum percaya jika Patner kerja nya yang meneror selama ini. Marchel Zikry semakin penasaran terhadap Ellsa Sayna yang ekspresinya seketika berubah. Marchel Zikry bertanya kepada Ellsa Sayna. " Kenapa muka kamu seperti itu?, siapa kah orang yang meneror Lo?, Lo sudah menemukan bukti? " Ellsa Sayna tidak mendengar pertanyaan dari Marchel Zikry karena ia masih tidak percaya. Dan kemudian Marcel sitri mengulangi pertanyaan tadi kepada Ellsa Sayna. " Sa .... Ellsa, denger gua nggak, kamu kenapa kayak gitu? " Kemudian Ellsa Sayna datang baru sadar jika ada yang memanggilnya. Ellsa Sayna langsung bergetar badannya kaget seperti baru sadar dari bengong nya, ia langsung berkata. " iya ada apa " Seraya melihat ke arah Marchel Zikry. " Lo sudah menemui siapa orang yang menerormu? " Tanya berulang ulang Marchel Zikry. " ini temen kerja gua yang duku dia meneror gua, mungkin dia cemburu dengan kedekatan gua berdama Alim setiap hari yang dia liat dan akhirnya dia meneror gua " lontaran kata dari mulut Ellsa Sayna. Akan tetapi Marchel Zikry masih bingung dengan perkataan dia dan Marchel Zikry tidak mengetahui siapa sosok orang yang di maksud Ellsa Sayna. " iya siapa? " Tanya Marchel Zikry yang semakin penasaran. " Ternyata Karin lah dalamg dari yang meneror gua, mungkin dia cemburu sama gua " Balas Ellsa Sayna. " Karin yang di gosipkan dulu itu, lo karin dan Alim itu teman ketja lo dulu ?" Tanya Marchel Zikry. " iya mereka, dan mungkin selama kerja bersama Karin merasa cemburu kedekatan aku sama Alim, sedangkan gua sama Alim tidak ada apa apa hanya sekedar teman kerja saja " Ucap Ellsa Sayna denfan nada hang menyakini jepada Marchel Zikry agar dia tidak cemburu dengan perkataan yang Ellsa Sayna lontarkan.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN