Hilangnya jejak Karin

554 Kata
Namun Ellsa Sayna merasa bawa perasaan mendengar perkataan Marchel Zikry. " Apaan sih loh, ada apa telepon gua " Balas Ellsa Sayna. " Cuma mau vidio call, kamu gimana keadaan nya ?" Tanya Marchel Zikry kepada Ellsa Sayna. " Saya lumayan lebih baik, ini lagi berhemur di depan kamar " Balas Ellsa Sayna. " Boleh saya main kesana? " Tanya Marchrl Zikry. " Emang mau apa? " Tanya balik Ellsa Sayna terhadap Marchrl Zikry. " Ingin menemuimu dan membahas masalah nomor yang meneror kamu " Ucap Marchel Zikry. Ellsa Sayna mendengarkan perkataan dari Marchrl Zikry langsung menerima tawaran dari nya. " Oke, tinggal kesimi saja, gua tunggu! " Balas Ellsa Sayna yang sedang teleponan bersama Marchrl Zikry. Marchel Zikry begitu bahagia mendengar jawaban dari wanita idamannya. Ellsa Sayna langsung bergerak menuju kamar mandi untuk membersihkan badan nya dan mempercantik diri ingin berjumpa dengan pria yang Ia suka untuk saat ini. Suasana untuk Marchrl Zikry begitu bahagia dan sangat mempersiapkan ingin menemui Ellsa Sayna, menggunakan pakaian yang rapi dan pewangi untuk bajunya agar wangi menyerbak saat bertemu Ellsa Sayna. Waktu semakin jalan satu jam mereka mempersiapkan diri untuk bertemu, Marchel Zikry menuju mobil yang ingin ia kendarai, kira diperjalanan satu jam dari rumah Marchel Zikry ke Ellsa Sayna jika kecepatan normal. Reng ...... Reng ..... Reng ..... Suara kecelatan mobil tang terdengar dari dalam mobil Marchel Zikry, dia mengendarai begitu cepatnya. " Agar cepat sampai, gua harus ngebut " Ucap Marchrl Zikry di dalam hati nya. Tibalah di depan rumah Ellsa Sayna tepat di depan gerbang besarnya belum ada yang membuka gerbang, Marchel Zikry langsung meraih hand phone dan menghubungi Ellsa Sayna. " Saya sudah sampai depan rumah lo, ini satpam belum ada yang buka " Kata Marchel Zikry. " Coba lo klakson, mungkin pak satpam gua tidak kedengaran jika ada tamu datang " Balas Ellsa Sayana menyuruh Marchel Zikry. Suara bunyi kalalson dari mobil Marvhel Zikry terbunyi dan satpan yang menjaga rumah Ellsa Sayna mendengar kemudian membukakan gerbang, Marchel Zikry langsung menginjak pidal gas untuk masuk kedalam rumah Ellsa Sayna. Setelah sampai di depan parkiran Marchel Zikry langsung menuju masuk ingin menemui Ellsa Sayna, Marchrl Zikry mengangkat tangan kanan dan mrndekat mrngarah pintu untuk mengetuk. Bunyi suara pintu dari dalam rumah Ellsa Sayna, sudah menjadi terbiasanya Assisten rumah tangga di Ellsa Sayna, langsung mrmbuka pintu dsn mrnanykaan. " Ingin mencari siapa tuan? " " Ingin menui Ellsa Sayna bi, " Balas Marchel Zikry. " Oh iya silshkan duduk " Jawab Assisten rumah tangga Ellsa Sayna, lupa dengan wajah Marchel Zikry. Bibi seorang pembantu rumah tangga langsung menuju ke arah kamar nyonya kecil nya jika ada teman nya yang ingin menemui. Akan tetapi bibi baru beberapa tangga yang ia injak, belum sampai di kamar Ellsa Sayana twrlihat sosok nyonya kecilnya turun lalu seraya berkata " non ada tamu yang ini menemui! " " Iya Bi, saya tahu, saya segera turun !" Balas Ellsa Sayna yang sedang jalan turun dari satu persatu melangkah menginjak anak tangga yang ada di ruanh Ellsa Sayna. Sampai di titik anak tangga twrakhir Ellsa Sayna langsung mendekat ke arah Marchel Zikry. " Sudah lama lo nunggu gua ?" Tanya Ellsa Sayna sambil duduk di kursi yang sudah ada di ruang tamu . " Baru saja sampai kok " Balas Marchel Zikry menatap Ellsa Sayna begitu kagum yang berpenampilan beda dari biasanya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN