Semua orang di Rumah ini sedang pergi ke acara sidang nikah Lifia dan Defran. Saat ini Lifia menatap lurus kedepan dan ia merasa sepi karena di Rumah ini hanya menyisakan ia sendiri. Kiran memang ini ya untuk banyak beristirahat beberapa hari ini dan Kiran memang belum mau pergi bekerja walaupun sudah banyak perkerjaan yang menantinya saat ini. Kiran menghela napasnya karena ternyata sendirian di Rumah itu tidaklah enak, apalagi semua keluarga sedamg sibuk dengan urusan masing-masing. Dulu ia sempat berpikir, jika ia berniat untuk hidup melajang karena ia tidak suka dengan laki-laki yang hanya bisa menyakiti dirinya dengan kebohongan-kebohongan, bahkan pengabaian karena Kiran sejatinya memang suka laki-laki yang perhatian. Ia memang tidak menujukkan segara langsung jika ia menginginkan

