NINETEEN

1734 Kata

Bukan Audy namanya kalau sampai dengan mudah terperdaya oleh Gilang. Cewek itu tidak serta merta dengan senang hati menyetujui keinginan si kakak kelas badung tukang onar tersebut. Tidak peduli setiap harinya Gilang berkunjung ke kelasnya hanya untuk sekedar berdiri di depan jendela dan mengintip Audy yang sedang belajar. Terkadang cowok itu malah nekat mengambil kursi teman Audy untuk duduk di sampingnya. Audy masih dongkol. Dia masih setia dengan aksi marahnya. Siapa yang tidak akan merasa kesal setelah dikerjai seperti itu? Berpura-pura kecelakaan dan opname di rumah sakit dengan keadaan kritis itu sungguh tidak lucu sama sekali. Jadi, tidak heran jika Audy bersikap dingin pada Gilang. Hari ini berbeda, si tukang onar tidak muncul sampai sekarang. Biasanya, kalau tidak pagi-pagi seka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN