86. Azha dan Grace Pacaran

1851 Kata

Ketika matahari mulai terbenam, semua orang menjadi makin keliatan sibuk. Panitia apalagi, mereka semakin detail mengecek persiapan yang ada karena setelah maghrib semua harus sudah siap dan tidak ada kekurangan supaya setelah isya bisa langsung eksekusi. Namun meski sibuk, semua orang tidak lupa untuk terus bercanda dan beramah tamah dengan warga. Karena acara hari ini tentu sukses berkat bantuan mereka juga. Jadi lah mereka tetap meladeni juga candaan anak kecil yang juga akan ikut melakukan pentas di panggung. Organisasi seni rupa membantu mendandani dan menyiapkan anak-anak ini dan Azha yang menjadi penanggung jawabnya. Sebab Azha mendadak menjadi bintang di kampung ini. Maka anak-anak seolah jadi lebih akrab dengannya. “Dokter ganteng!” Sejak tadi Azha kerap kali dipanggil dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN