Seminggu kemudian Aisha pergi ke kampus untuk mengambil ijazah asli dan transkrip nilai. Ia juga akan bertemu dengan Pak Kepala Jurusan untuk memenuhi undangan beliau. "Selamat pagi Pak Handoyo. Saya datang untuk memenuhi undangan Bapak," sapa Aisha saat tiba di ruangan kantor dosen. "Selamat pagi. Silahkan duduk Mbak," sapa balik beliau. Aisha menurut, ia pun duduk di hadapan beliau. "Wah. Bahagia sekali ya, yang sudah wisuda," ledek beliau. "Ah Bapak. Tentu saja bahagia Pak," jawab Aisha cengengesan. "Hmm. Siapa yang mendampingi kamu di wisuda Universitas kemarin? Keren sekali. Eksekutif muda. Pacar kamu ya?" selidik beliau. "Eh, pacar?" Aisha terkejut, lalu ia pun tertawa. "Ups. Maaf Pak," lanjutnya sambil menutup mulutnya dengan kedua tangannya. "Bukan pacar saya Pak. Beliau k

