"Sebelum wisuda, Mas dan orang tua Mas merencanakan agar Mas langsung melanjutkan kuliah ke S1. Ayah juga ingin Mas magang kerja sambil kuliah S1. Kebetulan Mas mendapatkan tawaran magang dari kampus. Jauh sayang. Di Blok Cepu," ucap Wiwied. Ia pun menghela nafasnya dan menghembuskannya pelan. "Awalnya Mas bingung mau menerima atau menolak tawaran itu. Akan tetapi orang tua Mas mendukung seratus persen. Pihak kampus juga menjembatani perihal perkuliahan S1 Mas," lanjutnya. Kini ia menoleh ke arah Aisha. "Magang kerja dimulai bersamaan dengan awal perkuliahan Mas. Mas sangat bingung saat itu sayang. Dengan kesibukan itu, Mas tidak mungkin lagi ada waktu untukmu. Mas harus bolak balik Semarang Cepu untuk kuliah dan magang kerja," lanjutnya lagi. "Dari situlah muncul ide Mas untuk membeba

