BAB - DUA PULUH TUJUH

2128 Kata

“Rafael?” Sora terlihat bingung. Tapi lebih membingungkan lagi adalah teman-teman Sora yang ada di sana. Seorang pemuda tampan namun sedikit berandalan terlihat santai mengenakan pakaian santai lalu masuk ke sekolah sambil membawa satu buket bunga ke dalam kantin. Aksi Rafael tersebut tentu saja menaikkan kening Yian yang sudah berdiri menahan tangan pemuda itu menarik Sora untuk bangkit dari kursinya. “Sedang apa kamu di sini?” Rafael tersenyum manis sambil melirik Yian yang sudah tidak bisa menahan ekspresi kesalnya. “Menemuimu.” “Dia siapa?” tanya Yian cemburu. Stella, Do Hyun dan Yoona hanya bisa bisik-bisik melihat dua pria tampan saling memperebutkan Sora. Suasana canggung juga dirasakan oleh penghuni kantin lainnya hingga salah satu dari mereka memilih pergi melapor ke ruang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN