Eksistensi Lain

1048 Kata

Ada kegelapan tanpa ujung. Seperti jalan hitam tanpa cahaya, dengan luas dan panjang yang sangat luar biasa. Waktu seolah mengalami stagnasi. Bagi Qiandra, siang dan malam tak lagi memiliki perbedaan. Sebagaimana cahaya tak lagi menjangkaunya. Tubuhnya juga tak memiliki kepekaan. Seperti entitas transparan, tak memiliki bobot nyata dan reaksi normal. Seolah terjebak di ruang kehampaan. Labirin gelap tanpa jalan pulang. Tak ada suara, tak ada udara, tak ada objek, tak ada waktu, dan tak ada eksistensi fisik. Kekosongan tanpa akhir, kejenuhan tanpa ujung. Kehampaan. Ya. Kehampaan paling mengerikan sepanjang ia hidup. Qiandra berada dalam kondisi ini, entah berapa lama. Tak ada barometer nyata yang bisa ia pegang. Satu-satunya yang ia tahu adalah jiwanya berkeliaran di tempat ini, men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN