Malam ini cuaca Jakarta tidak bersahabat. Langit gelap gulita, hujan deras mengguyur, sesekali kilat menyambar-nyambar. Jalanan tidak seramai biasanya. Banyak pengemudi motor yang memutuskan berteduh di sisi jalan, emperan toko, dan tempat serupa. Sementara mobil berjalan menyusuri jalanan dengan kecepatan rendah, takut menentang cuaca yang semakin memburuk. Baru jam delapan malam. Tapi rasanya malam sudah terlalu larut. Para pejalan kaki enggan melakukan aktifitas apa pun. Banyak orang yang sebelumnya berencana pergi ke luar, memilih meringkuk di atas ranjang dengan selimut tebal, mengambil kehangatan yang masih bisa mereka ambil. Di sini, di rumah Nathan, suasana justru memanas, perdebatan mulai terjadi antata Nathan dan kedua orang tuanya yang malam ini berkunjung mendadak. Sepasa

