Suasana kantor saat ini terlihat begitu mencekam, ini seperti sedang berada di dalam rumah hantu. Para karyawan yang biasanya bertegur sapa malah saling bercanda saat berpapasan di lorong kantor kini terlihat seperti zombi. Diam, kaku seolah tak saling mengenal satu sama lain. “Apa yang terjadi?” gumam Hein sambil membawa beberapa file untuk di foto copy. Ia menatap sekeliling ruangan administrasi yang disekat-sekat, semuanya terlihat fokus pada layar laptopnya. “Ah, kantor ini sudah tidak baik untuk ku yang begitu suka berbicara” tambahnya lagi. Hein segera menuju meja fotocopy yang ternyata sedang digunakan Julio. “Pak Hein, apa merasakan sesuatu?” tanya Julio berbisik. “Aku seperti sedang uji nyali” tambahnya.

