“Good morning!!” sapa Dara menyambut kedatangan Hein. “Wah tampan sekali pacarku ini” puji Dara saat melihat Hein datang menjemputnya dengan mengunakan kaos putih, celana jeans juga jaket jeans. “Perpaduan yang sangat sempurna Pak Hein” pujinya lagi mengacungkan ibu jarinya. Hein mengacak-acak rambut Dara yang terlihat belum ditata. “Apa kamu tidak keramas hari ini?” tanya Hein. Dara menggeleng, “Air PDAM jika weekend begini sangat kecil keluarnya. Tidak akan keburu jika menunggu airnya penuh” dalihnya. “Aku tau ini hanya akal-akalanmu kan Miska?” goda Hein. Dara tertawa puas, “Masuklah dulu, aku akan mengikat rambutku dulu agar tidak seperti macan. Kamu mau minum apa? Aku bikinkan dulu” tawar Dara.

