Adorable 34

1004 Kata

           Dara tersenyum sambil terus memandangi Hein yang tengah makan Mie Goreng di kantin rumah sakit. Rasanya ia kini tak mau berkedip sekali saja, tajut disaat ia berkedip Hein akan hilang dan kehadiran Hein itu hanya mimpi semata. Hein yang merasa tengah dipantau mulai salah tingkah. Ia mencubit pipi Dara gemas. “Mau sampai kapan kamu liatin aku kaya gini?” gumam Hein.                 “Kangen” ucap Dara manja.                 “Alah bilang kangen, orang kamu asik sama dokter itu mana rangkul-rangkulan pula” gerutu Hein dengan wajah berubah menjadi sedikit kesal.                 Dara merapikan rambut Hein, ia tertawa renyah. “Aduh, cemburunya kelamaan” ledeknya menjawil hidung mancung Hein. “Ayo makannya buruan, semalemkan belum sempet ketemu Mama sama Papa keburu mereka tidur”   

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN