Abyan adalah lelaki dewasa tetapi ketika dia mendapatkan pelukan spontan dari Emma, jantungnya seperti ingin keluar agar berdetak lebih bebas sehingga dia bisa memberikan bukti pada Emma bahwa pelukan Emma membuatnya tidak bisa berkutik. “Terima kasih, ya, Rasvy,” kata Emma saat dia melepaskan pelukannya. “He eh. Sudah selesai, terus mau pulang sekarang?” tanya Abyan melihat beberapa siswa sudah meninggalkan sekolah. “Sudah selesai. Tapi…kamu bisa nganter Baina ke Studio HSP dulu, gak. Hari ini ada pemotretan katanya sementara sopirnya gak bisa datang mengantar,” kata Emma begitu melihat Baina berjalan menghampirinya. Abyan tidak langsung menjawab melainkan melirik mobilnya. “Kamu lupa kalau mobilku hanya bisa muat 2 orang saja dan aku tidak mungkin meninggalkan dirimu demi orang lain

